Wisata Museum Geologi Bandung

Wisata Museum Geologi Bandung - Wisata Museum Geologi Bandung

Wisata Museum Geologi Bandung: Lokasi, Harga Tiket, dan Tips

Wisata Museum Geologi Bandung – Museum Geologi Bandung adalah sebuah museum yang sudah menjadi bangunan bersejarah di kota Bandung, sehingga menarik banyak wisatawan. Indonesia memiliki punya banyak wisata museum yang menarik. Salah satunya Museum Geologi yang terletak di Bandung.

Museum yang menyimpan beragam koleksi materi dan informasi geologi ini sangat edukatif. Kamu bisa mengajak anak-anak untuk datang ke museum ini, supaya bisa menambah pengetahuan.Mau tahu informasi lengkap mengenai Museum Geologi Bandung sebelum kamu ke sana.

Berikut icsdchurches.com rangkum informasi tempat wisata Museum Geologi Bandung, mulai dari lokasi rute perjalanannya, harga tiket, dan tips-tips lainnya. Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Lokasi: Jalan  Diponegoro Nomor 57, Kelurahan Cihaur Geulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: 

  • Senin-Kamis: 08.00-16.00 WIB
  • Jumat: tutup
  • Sabtu-Minggu: 08.00-14.00 WIB

Harga tiket: 

  • Rp2.000 untuk pelajar
  • Rp3.000 untuk bukan pelajar
  • Rp10 ribu untuk wisatawan asing

Rute menuju ke Museum Geologi Bandung

Rute: 

Tol Pasteur-Jalan Layang Pasopati-Jalan Surapati-belok kanan di lampu lalu lintas ujung Gasibu-Jalan Sentot Alibasyah-Jalan Diponegoro-Museum Geologi Bandung

Pembagian lantai dan ruangan

Lantai I Museum Geologi terbagi menjadi tiga ruangan, yakni orientasi, sayap barat, dan sayap timur. Untuk ruang orientasi berisi peta geografi Indonesia, informasi, dan pelayanan.

Sedangkan, ruangan sayap barat dikenal sebagai geologi Indonesia. Terdapat informasi mengenai terjadinya bumi, tatanan tektonik, keadaan geologi, dan lain-lain di sini. Ruang sayap timur lebih memberikan informasi soal sejarah perkembangan makhluk hidup, dari yang paling primitif hingga modern.

Lantai II Museum Geologi juga terbagi menjadi tiga ruangan, yakni barat, tengah, dan timur. Ruang baratnya digunakan untuk para staf museum. Sedangkan, ruang tengah digunakan sebagai tempat menyimpan peragaan, seperti maket pertambangan emas Indonesia.

Museum Geologi Bandung Menjadi Tempat Tujuan Wisata Belajar Sekolah

Kilas sejarah singkat pendirian Museum Geologi Bandung

Awal mulanya, pada abad ke-17, ahli Eropa ingin melakukan penyelidikan geologi dan tambang. Pentingnya untuk penguasaan bahan galian mulai disadari, sehingga dibentuklah Dienst van het Mijnwezen.

Kelembagaan ini bertugas untuk melakukan penyelidikan geologi dan mineral yang disimpan di Geologisch Museum pada tahun 1928. Saat masa penjajahan Jepang, tidak banyak laporan hasil geologi di masa itu, karena sempat dibumihanguskan.

Ketika Indonesia telah merdeka, Museum Geologi sempat mengalami perpindahan, lalu kembali lagi ke Bandung. Pada tahun 1999, Pemerintahan Jepang memberikan bantuan untuk memperbaiki museum tersebut.

Fasilitas museum

Di dalam Museum Geologi, kamu bisa menikmati beberapa fasilitas, seperti auditorium, ruang edukasi, toko suvenir, masjid, poliklinik, dan toilet. Auditorium biasanya digunakan untuk pemutaran film dan seminar. Kapasitasnya mencapai sekitar 200 orang di dalam satu ruangan.

Ruang edukasi berkapasitas sekitar 40 orang bisa digunakan untuk tempat diskusi. Ada pula toko suvenir, cocok banget buat kenang-kenangan, karena pernah mengunjungi tempat ini. Untuk masjid, poliklinik, dan toilet bisa digunakan secara bebas.