Wisata Liburan ke Gunung Butak

Wisata Liburan ke Gunung Butak

Informasi Wisata Liburan ke Gunung Butak: Lokasi dan Harga

Wisata Liburan ke Gunung Butak – Untuk kamu yang berencana untuk pergi liburan bersama keluarga namun belum menentukan tempat wisata yang cocok, coba deh berkunjung ke tempat yang satu ini, yaitu Gunung Butak.

Pulau Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang punya banyak destinasi menarik. Sebut saja seperti Gunung Butak yang tak pernah sepi pendaki. Keindahan jalur mendaki dan puncaknya bikin pengunjung betah.

Gunung yang berada di antara Kabupaten Malang dan Blitar ini punya keindahan alam yang memukau. Kalau kamu berencana ke Gunung Butak dalam waktu dekat, ada beberapa hal yang wajib diketahui.

Berikut koocopy.com akan mengulas tentang informasi rute, harga tiket, hingga tipsnya untuk bekal mendaki ke Gunung Butak.

Lokasi: di antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar

Jam operasional: setiap hari, 24 jam

Harga: Rp10 ribu

Jalur mendaki menuju Gunung Butak

Saat mendaki menuju Gunung Butak, terdapat dua jalur pendakian yang bisa kamu pilih. Di antaranya sebagai berikut:

  • Jalur Panderman:

Ini merupakan jalur favorit para pendaki. Dimulai dari Desa Pesanggrahan, Batu, Malang, melaju ke Gunung Panderman.

Setelah jalanan berpaving, kamu akan bertemu dengan persimpangan menuju Gunung Panderman atau Gunung Butak. Ambillah jalan ke kanan, kamu akan memasuki hutan rimbun sampai ke pos pertama.

Jalur menuju pos kedua sedikit berkelok-kelok dan akan terus seperti itu sampai pos ketiga. Setelah sampai ke pos tiga, kamu akan berjalanan menanjak untuk sampai ke pos keempat dan kelima.

  • Jalur Sirah Kencong:

Jalur ini dimulai dari perkebunan teh yang terletak di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Blitar. Berjalanlah hingga ujung perkebunan dan bertemu tanah lapang.

Setelah itu, kamu akan memasuki hutan yang menandakan awal pendakian gunung. Setiap pos di jalur ini ditandai dengan plang atau simbol.

Pemandangan Alam yang Memesona

Ada apa saja sih di Gunung Butak?

Gunung Butak memiliki pemandangan alam yang memesona. Kalau mendaki melalui jalur Sirah Kencong, kamu bakal disuguhi pepohonan pinus yang indah. Rasanya mungkin mencekam, suasana bakal semakin magis dengan suara burung yang bersahutan.

Lain lagi kalau mendaki dari jalur Panderman. Sepanjang perjalanan, kamu bakal ditemani dengan hutan yang rimbun. Suasana menjadi lebih dingin, bahkan tak jarang asap kabut pun muncul.

Setelah berhasil melewati semua pos yang ada di jalur pendakian, kamu bakal disambut dengan padang savana yang luas. Gak cuma rerumputan saja, tetapi terdapat hamparan bunga edelweiss yang jarang kamu lihat. Maka dari itu, datanglah sekitar Juli dan Agustus untuk melihat bunga itu bermekaran.

Padang savana ini memiliki tekstur dan bentuk tanah yang cocok untuk berkemah. Kalau merasa lelah, kamu dan teman-temanmu bisa mendirikan tenda di sini sebelum melanjutkan pendakian hingga ke puncak. Tenang, ada air bersihnya, kok!

Rasa lelahmu akan terbayar ketika sudah sampai ke puncak Gunung Butak. Pemandangan alam yang indah membuat matamu enggan berkedip. Terkadang, kamu bisa melihat Gunung Arjuno berselimutkan awan putih yang lembut apabila cuaca sedang cerah.

Pastikan kamu datang ketika matahari akan terbit. Panorama sunrise-nya syahdu banget. Pemandangan tersebut tentu saja bisa jadi objek foto yang menarik.

Nah, itulah info seputar wisata di Gunung Butak yang bisa kamu jadikan panduan saat liburan ke sana. Jadi, kapan nih mau mendaki bersama teman-teman?