Wisata Candi di Jawa Timur

Wisata Candi di Jawa Timur

Wisata Candi di Jawa Timur, Rekomendasi Liburan Seru Sarat Sejarah

Wisata Candi di Jawa Timur – Tahukah kamu bahwa dulu Jawa Timur merupakan pusat kerajaan Hindu dan Buddha di Pulau Jawa? Beberapa kerajaan, seperti Kerajaan Majapahit, Kerajaan Mataram, dan Kerajaan Singasari.  Pernah berkuasa di provinsi tersebut.

Sebagai salah satu pusat pemerintahan pada masa kerajaan, Jawa Timur punya banyak situs bersejarah yang bisa dikunjungi, candi misalnya. Bangunannya yang begitu cantik dan estetik menarik minat banyak wisatawan, baik dari lokal maupun mancanegara.

Apalagi kita bisa sembari mengenal sejarah masa lampau dari peninggalan-peninggalan berharga tersebut. Kira-kira ada candi mana saja di Jawa Timur? Yuk, amorvacui.org akan membawa anda untuk menyimak ulasannya berikut ini!

Candi Brahu

Candi ini masih tergabung dengan Kawasan Situs Arkeologi Trowulan, bekas ibu kota Majapahit. Dibangun menggunakan bata merah ini berukuran panjang sekitar 22,5 meter dengan lebar 18 meter dan ketinggian 20 meter.

Candi ini dipercaya didirikan pada abad ke-15 Masehi. Terdapat candi-candi lain yang sudah runtuh di sekitarnya, seperti Candi Muteran, Candi Gedung, Candi Tengah dan Candi Gentong.

Saat masa penggalian, barang-barang kuno seperti perhiasan, alat-alat keagamaan dari logam, dan arca kerap ditemukan. Dulunya, Candi tersebut dipercaya digunakan sebagai tempat pembakaran jenazah para raja.

Candi Singosari

Sesuai namanya, candi ini memiliki kaitan sejarah yang erat dengan Kerajaan Singosari. Bangunan candi ini berada di tengah halaman.

Badan candi berdiri di atas batur kaki dengan ketinggian 1,5 meter tanpa hiasan. Sekilas, bangunan Candi Singosari terlihat bersusun dua, padahal tidak.

Candi yang berada di Desa Candirenggo ini dikenal pula dengan nama Candi Cungkup atau Candi Menara, karena merupakan yang tertinggi pada masanya. Candi Singosari merupakan candi Syiwa yang dibangun untuk menghormati raja Kertanegara.

Peninggalan Kerajaan Hindu dan Buddha

Candi Tikus

Masih berada di Kawasan Trowulan, Candi tersebut memiliki bentuk berupa pertirtaan atau pemandian kerajaan keluarga. Pakar sejarah dan arkeologi menyatakan dulunya candi ini bisa juga difungsikan sebagai tempat penyaluran air dan tempat pemujaan.

Untuk bisa sampai ke situs bersejarah ini, kamu akan melewati dua situs bersejarah lainnya, yakni Kolam Segaran dan Candi Bajang Ratu. Keduanya berada di sebelah kiri jalan, begitu pula dengan Candi ini.

Candi Jolotundo

Candi berbentuk pertirtaan atau tempat pemandian ini merupakan peninggalan Raja Udayana yang diberikan kepada putranya, Raja Airlangga, setelah dinobatkan sebagai Raka Sumedang Kahuripan. Mata air di sini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit, makanya selalu ramai pengunjung.

Lokasinya berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, tepatnya di lereng barat Gunung Penanggungan. Candi Jolotundo memiliki tempat air dengan dinding batu.

Terdapat kolam bertingkat, serta kolam ikan berukuran 6×8 meter. Tak jarang, Candi Jolotundo didatangi warga saat malam hari untuk melakukan ritual tertentu.

Candi Jawi

Candi ini didirikan atas perintah raja terakhir Kerajaan Singosari, yakni Raja Kertanegara. Memiliki ketinggian 24,5 meter, lebar 9 meter, dan panjang sekitar 14 meter membuat candi ini tampak begitu megah.

Bentuknya mirip Candi Prambanan, karena atapnya memadukan stupa dan kubus meruncing pada pucuknya. Candi ini menggunakan dua jenis batu yang berbeda. Pada bagian kaki hingga selasar menggunakan batu hitam, sedangkan tubuh candi menggunakan batu putih.

Nah, itulah wisata candi yang tersebar di Jawa Timur untuk rekomendasi liburan serumu. Dari candi di atas, mana saja yang sudah pernah kamu kunjungi?