Tips Liburan ke Bali Saat New Normal

Tips Liburan ke Bali Saat New Normal

Tips Liburan ke Bali Saat New Normal

Tips Liburan ke Bali Saat New Normal – Menyambut new normal, kebiasaan berwisata akan berubah. Tempat wisata mulai menerapkan protokol kesehatan. Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi para traveler.

Traveler kini harus terbiasa menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus Covid-19 saat berkunjung di suatu tempat.

Di masa new normal seperti saat ini, Bali sebagai tujuan favorit wisata di Indonesia perlahan mulai membuka gerbang pariwisata secara bertahap. Namun, liburan saat virus COVID-19 masih berkeliaran bukannya tanpa risiko. Apalagi jika kamu mengunjungi kawasan wisata yang memang terkenal ramai seperti Bali.

Untuk itu, pemerintah Bali telah menetapkan sejumlah syarat yang wajib diikuti masyarakarat yang mau masuk ke sana.

Kepala Gugus Tugas Doni Monardo beberapa waktu lalu juga telah menjabarkan, wisata berbasis alam yang paling cocok untuk disambangi di era new normal.

Alasannya, karena model wisata ini diklaim memiliki tingkat penularan Covid-19 paling rendah dibandingkan gaya berwisata lainnya.

Membawa hasil PCR Test atau rapid test

Salah satu syarat wajib untuk bisa masuk ke Bali adalah dengan membawa hasil PCR test atau rapid test. PCR Test hasilnya harus negatif atau rapid test dengan hasil non-reaktif, dengan masa berlaku 14 hari sejak tanggal diterbitkan.

Syarat ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Nomor 305/GUGASCOVID-19/VI/2020. Aturan ini berlaku bagi WNI yang datang ke Bali menggunakan pesawat, bus, kapal, dan kendaraan pribadi.

Membawa identitas diri dan mengisi form lapor diri

Masyarakat atau wisatawan domestik yang ingin masuk wilayah Bali juga diwajibkan menunjukkan identitas diri seperti KTP atau lainnya. Selain itu, wisatawan juga harus mengisi form lapor diri.

Form ini bisa diisi secara online di website https://cekdiri.baliprov.go.id, lalu menunjukkan QR Code kepada petugas verifikasi.

Pilih tempat menginap yang menyediakan fasilitas antarjemput bandara

Jika kamu menggunakan transportasi pesawat, sebaiknya memilih penginapan yang menyediakan fasilitas antar-jemput bandara.

Tujuannya untuk meminimalisir penggunaan transportasi umum sesampainya di Bali. Selain itu, fasilitas antar-jemput bandara juga bisa menghemat bujet liburanmu, kan?

Membawa tas belanja sendiri

Kamu juga bisa menyiapkan tas belanja sendiri sebelum liburan ke Bali. Selain bisa mengurangi penyebaran virus, tas belanja juga bisa mengurangi penggunaan plastik.

Apalagi sejak 2019, Bali sudah melarang penggunaan kantung plastik. Swalayan dan toko-toko suvenir tidak menyediakan kantung plastik sejak awal Januari 2019.

Wajib patuhi protokol pencegahan Covid-19

Sama seperti di wilayah lainnya, wisatawan yang datang ke Bali juga diwajibkan mematuhi seluruh protokol pencegahan COVID-19. Di antaranya mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak, serta aturan lain yang diberlakukan.