Modifikasi Truk Cerminan Diri Sang Sopir

Modifikasi Truk Cerminan Diri Sang Sopir

Modifikasi Truk Cerminan Diri Sang Sopir

Modifikasi Truk Cerminan Diri Sang Sopir – Tren modifikasi tak hanya berlaku pada mobil pribadi dan motor saja. Kini banyak truk pengangkut barang yang juga dimodifikasi, baik dari interior maupun hanya luarnya saja.

Meski berstatus sebagai kendaraan pengangkut barang, nyatanya tidak menyurutkan keinginan pemilik atau sopirnya untuk mendongkrak tampilan truk yang dikendarai sehari-hari.

Modifikasi truk berbasis Daihatsu Delta milik Kadek Marsidi ini bisa dibilang pol-polan. Mulai dari eksterior, Truk Delta keluaran tahun 1982 ini sudah dipermak pakai kelir hijau yang seger dengan cutting sticker bertema fenomena alam yang berwarna.

Tampilanya juga makin seger dengan pelek palang 10 berlapis krom ukuran 20 inci yang dibungkus ban profil tipis. “Lapisan semua di ganti oleh IDN Poker 77 Online pakai warna hijau biar senada dengan luarnya,” ujar Kadek.

Terlihat juga jok pengemudi sudah ambil copotan mobil penumpang dan bisa reclining. “Jok memang sudah saya ganti dan dilapis pakai bahan MBtech biar lebih nyaman,” tambahnya.

Modifikasi yang dibuat pun beragam. Ada juga yang hanya terlihat ramai di bagian bodinya saja dengan warna yang ‘eye catching’ ditambah tulisan-tulisan yang bisa dikatakan mencurahkan isi hati para sopir truk di bagian belakang truk.

“Itu bukan sekadar kendaraan transportasi mengangkut barang dari satu tempat ke tempat lain. Ini (modifikasi) bagian dari kehidupannya, mencerminkan mereka sendiri yang bersatu dengan mobilnya yakni Mitsubishi Fuso Colt Diesel,” pungkasnya.

Dukungan dari berbagai kalangan seperti ATPM

Visi serta misi terbesar dari event ini kedepannya ialah berupa pembentukkan wadah yang mampu menaungi seluruh kalangan yang bergerak dalam industri ini dari hulu hingga hilir, atau dengan kata lain mulai dari ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) hingga driver yang berada dijalanan.

Intinya, berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi akan dirembukkan sehingga bisa mendapatkan satu solusi untuk kebaikan seluruh pendukung industri kendaraan niaga ini.

Dukungan dari berbagai kalangan seperti ATPM, pengusaha karesori, komunitas, pemerhati, hingga worshop terlihat sangat positif. Menurut Duljatmono, para sopir truk tak hanya menganggap kendaraan tersebut sebagai alat untuk mencari nafkah saja.

Dengan membawa tema ‘Heritage Culture Nusantara’ atau warisan kebudayaan nusantara, event dengan skala Nasional ini diharapkan dapat mempersatukan berbagai komunitas kendaraan niaga atau kendaraan komersial dari seluruh wilayah Indonesia dvouval.com

Kontes modifikasi ini akan digelar selama dua hari yakni tanggal 7-8 Desember 2019 bertempat di GOR Satria Purwokerto. Banyaknya komunitas yang menjamur menunjukkan bahwa industri ini sangat semarak.

Salah satu truk yang diminati dan kerap dimodifikasi adalah produk dari Mitsubishi Fuso. Truk Mitsubishi diklaim memiliki mesin yang bandel, material yang solid dan bisa diandalkan dalam pengangkutan barang saat melewati medan yang berat dilalui.

Terkait modifikasi truk, Direktur Sales & Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Duljatmono mengakui, tren tersebut sudah ada sejak lama. “Modif truk itu bukan sekarang saja, ini menunjukan mereka sangat bangga dengan kendaraannya,” kata Duljatmono di kantor pusat KTB, Pulomas, Jakarta Timur, Senin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *