Komponen Motor Matic yang Paling Sering Bermasalah

Komponen Motor Matic yang Paling Sering Bermasalah

Motor Matic yang Paling Sering Bermasalah

Komponen Motor Matic – Anda adalah pengguna motor matic? Menganggap motor matic sebagai motor yang simpel dan tikda ribet? Belum tentu.

Motor matic tetaplah motor yang sejatinya juga perlu perhatian. Motor apapun, yang namanya kendaraan tetap memerlukan perhatian dari sang pemilik. Jika tidak, bisa-bisa motor bisa ‘ngambek’ atau rusak dan tak bisa jalan.

Baca juga : Motor dengan Harga Termahal di Dunia

Nah, ada beberapa kmponen di motor matic yang ternyata serng ‘galau’ alias rentan rusak. Anda harus jeli dan tetap perhatian dengan motor. Apa saja komponen motor matic yang rawan rusak? Berikut ulasannya!

Drive Belt

Drive Belt merupakan satu kelemahan dari motor matic. Palsanya komponen ini memiliki tugas sebagai bagian vital dari dalam tubuh matic. Drive belt tugasnya menghubungkan mesin dengan live22 register penggerak roda, sabuk khusus ini harus selalu dicek dengan jarak kilometer tertentu.

Jika sudah putus, bukan hanya motor tak bisa jalan. Biaya perbaikannya juga minta ampun mahalnya.

Ban

Ban motor matic memiliki ukuran yang relatif lebih kecil dibanding dengan motor manual. Sehingga, putaran ban lebih banyak dan resiko cepat aus semakin tinggi. Nah, untuk itu, kalian harus care pada motor kesayangan dan lakukan pengecekan ban secara rutin. Apabila ban sudah mendekati ‘ajal’ alias mulai tipis, segera ganti dan jangan tunggu sampai rusak. Ini bisa memicu kecelakaan apabila ban pecah di tenagh jalan.

Kampas Rem

Ada kecenderungan pengguna matic yang tetap menekan tuas rem meskipun motor sedang berjalan normal. Hal ini dianggap lebih praktis ketimbang mengurangi gas. Justru cara ini akan membuat kampas rem habis prematur.

Kopling

Jangan salah, meskipun motor matic tetap memiliki kopling. Bedanya di sini adalah koplingnya otomatis. Berbeda dengan motor besar.

Karena sistemnya berbeda, karakteristiknya juga beda, yakni berbanding lurus dengan banyaknya bagian yang berputar. Mulai mangkuk kopling, roller, per, dan sebagainya. Kalau kalian nggak rajin meriksa secara berkala, siap-siap aja ngeluarin tambahan duit buat beli part baru.

Sumber : merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *