Buka Kembali, Pulau Seribu Ramai Di Kunjungi Wisatawan

Buka Kembali, Pulau Seribu Ramai dikunjungi wisatawan

Buka Kembali, Pulau Seribu Ramai Di Kunjungi Wisatawan

Buka Kembali, Pulau Seribu Ramai Di Kunjungi Wisatawan – Semenjak dibuka kembali pada awal Juni kemarin, Wisatawan mulai kembali ke Kepulauan Seribu. Jumlahnya semakin banyak saat weekend.

“Dari awal Juni ada sekitar 1.263 dan untuk kemarin 860 yang datang dan itu sudah lumayan banyak,” kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Puji Hastuti, dilansir dari Antara, Senin.

1. Masa PSBB transisi masyarakat membatasi bepergian ke luar negeri 

Puji mengatakan, di masa PSBB transisi ini, masyarakat membatasi perjalanan wisata mereka ke luar negeri dan memilih wisata dalam negeri yang ramah protokol kesehatan.

“Kita imbau wisata di Indonesia saja, di Jakarta saja, dan di Kepulaun Seribu saja,” tuturnya.

2. Otoritas pariwisata Kepulauan Seribu siapkan protokol kesehatan 

20200627124402 img 20252 3ec280f3d4e015b854113d8c174e881d - Buka Kembali, Pulau Seribu Ramai Di Kunjungi Wisatawan

Otoritas pariwisata Kepulauan Seribu sudah menyiapkan sarana kesehatan, mulai dari tempat cuci tangan hingga memastikan pengelola objek wisata mematuhi protokol kesehatan.

“Di setiap pelabuhan ada (tempat cuci tangan) dan dari pengelola homestay sarana wisata semuanya kita berikan pakta integritas untuk memenuhi penyiapan sarana protokol kesehatan,” ujarnya.

Pemerintah tetap waspada dan menjaga melonjaknya kasus covid-19

3. Disparekraf DKI Jakarta membuka tempat wisata bertahap

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta membuka tempat wisata di ibu kota secara bertahap mulai 13 Juni 2020 kemarin.

Pembukaan tempat pariwisata ini setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi menuju masa kenormalan baru.

Pengoperasian tempat hiburan ini wajib menaati semua protokol kesehatan yang tertuang dalam surat keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 131 Tahun 2020 yang mengamanatkan semua tempat wisata yang dibuka wajib membatasi jumlah pengunjung. Jumlah wisatawan tidak boleh lebih dari 50 persen.

4. Kasus Positif COVID-19 terus merangkak naik 

Sementara itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hingga akhir bulan juni menjadi 54.010 dengan penambahan 1.198 kasus baru.

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan pasien sembuh menjadi 22.936 setelah ada penambahan sebanyak 1.027 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 2.754 dengan penambahan 34.

“Positif meningkat sebanyak 1.198 sehingga totalnya adalah menjadi 54.010,” kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Minggu.