Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

43 - Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho – Tari rakyat atau tari tradisional adalah tarian yang tumbuh di kalangan rakyat, ragam tarian rakyat tumbuh menurut letak geografis, seperti daerah pegunungan, dan pesisir pantai, hal ini yang membedakan bentuk dan dinamika tariannya. Tari rakyat yaitu tarian yang diciptakan oleh satu masyarakat ditempat yang berbeda-beda.

Dalam pertunjukannya, setiap tarian juga memiliki ciri khas gerakan serta namanya sendiri. Tidak bisa ditentukan tahun berapa munculnya aliran tari rakyat ini. Indonesia adalah negara yang sarat keanekaragaman budaya. Mulai dari bahasa, suku, ras, agama, bahkan kesenian. Nah, tahukah kamu kalau budaya kesenian di Indonesia juga ada yang bersifat sakral?

Hal ini tertuang pada tarian di daerah Indonesia yang memiliki unsur magis dalam download idn poker asia menyampaikan filosofisnya sendiri. Konon, tarian yang bersifat sakral ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dan terus dilestarikan hingga saat ini. Lalu, apa saja tarian sakral di daerah Indonesia?

1. Tari Bedhaya Ketawang

fromandroid 750e2638bdd26d01012575056f84485c - Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Tari Bedhaya Ketawang adalah tarian yang berasal dari Kraton Surakarta. Pada Tari ini hanya dipentaskan pada saat tertentu saja, seperti penobatan takhta raja atau upacara peringatan kenaikan takhta.

Konon, unsur magis yang terletak pada tarian ini dikarenakan filosofisnya yang bermakna ekspresi hubungan asmara antara para raja Mataram dengan Penguasa Laut Selatan, Nyi Roro Kidul. Hal ini membuat persyaratan dalam melakukan Tari Bedhaya Ketawang juga cukup sulit karena merupakan tarian yang suci.

Tari Bedhaya Ketawang mensyaratkan sembilan gadis sebagai penari. Para penarinya haruslah gadis perawan (belum menikah) dan tidak boleh dalam keadaan menstruasi. Riwayat mengatakan, hal ini dilakukan demi kesucian tarian karena Nyi Roro Kidul akan datang baik saat latihan ataupun pementasan untuk memperhatikan para penari.

2. Tari Sintren

fromandroid c71497143bca40e1e83cbe3cf5368ab7 - Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Tari Sintren merupakan tari tradisional dari masyarakat Jawa, khususnya Cirebon. Tarian ini terkenal dengan unsur magisnya yang menceritakan hubungan asmara antara Raden Sulandono dan Sulasih yang ditentang oleh orang tua R. Sulandono. Pertentangan itu membuat mereka berdua terpaksa berpisah, Sulandono pergi bertapa sementara Sulasih menjadi seorang penari.

Sintren sendiri berasal dari kata ‘si’ dari kata ‘sindiran’ dan tetaren yang berarti sajak. Karena sifatnya yang sakral konon saat pementasannya, roh akan masuk ke dalam tubuh penari, maka dari itu penari Tari Sintren haruslah gadis yang suci (belum menikah) dan harus melakukan puasa beberapa hari sebelum pentas dilakukan. Hal ini bertujuan agar tidak menyulitkan roh yang akan masuk ke tubuh sang penari pada hari pementasan.

Hal menarik dari Tari Sintren juga filosofisnya yang mengingatkan kita tentang bahayanya duniawi. Pada saat penari menari, para penonton akan melempari uang sebagai ‘sawer’, anehnya itu membuat sang penari jatuh seketika setiap uang di lemparkan. Filosofisnya sendiri ialah bukti bahwa manusia akan mudah terjatuh pada hal-hal duniawi seperti kekayaan yaitu uang.

3. Tari Sigale-gale

fromandroid fd940596cd0058ef8826f7638d67bc62 - Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Pulau Samosir juga punya tarian sakral yang menjadi ciri khas daerahnya yang di namakan Tari Sigale-gale. Sigale-gale sendiri merupakan sebuah boneka berbentuk manusia yang dapat di gerakan serta menari dengan di iringi oleh musik tradisional. Tarian ini biasanya sering di tampilkan di berbagai acara seperti acara adat, acara budaya, bahkan menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang datang ke sana.

Konon, unsur magis yang di percayai masyarakat batak adalah makna Tari Sigale-gale sebagai perwujudan rasa sedih atas meninggalnya anak lelaki satu-satunya. Tentunya bukan tanpa dasar yang jelas, Sigale-gale konon sudah ada sejak zaman kerajaan di Pulau Samosir.

Cerita yang di percaya oleh masyarakatnya ialah seorang raja yang kehilangan anak lelaki satu-satunya dan menjadikan patung kayu Sigale-gale sebagai sarana masuknya roh putranya. Tari Sigale-gale sendiri di gerakkan oleh tali-tali yang menyusun sendi manusia dalam patung tersebut, di percaya juga tali-tali itu sama jumlahnya dengan urat manusia. Meski di gerakkan oleh tali, tetapi masyarakat juga percaya gerakan yang di lakukan dalam tarian juga di gerakkan oleh roh yang mendiami patung tersebut.

4. Tari Kuda Lumping

fromandroid 87c620bfbd45e7bf1d173a8d2b6b2917 - Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Rasanya tidak sah jika Tari Kuda Lumping tidak masuk ke dalam list. Tari yang berasal dari Jawa ini memang sangat terkenal di Indonesia karena pertunjukkannya yang sangat ekstrem.

Tarian ini di dukung oleh 2–8 penari lelaki yang menggunakan anyaman rotan berbentuk kuda sebagai properti. Mereka menari di iringi dengan musik tradisional, seperti angklung, gong-gong, kendang, gamelan pelog, kenong, dan terompet khas kuda lumping. Tidak hanya itu, mantra pun di bacakan oleh sang dukun hingga para penari kesurupan.

Karena hal itu, para penari mampu menunjukkan pertunjukkan yang sebenarnya sangat berbahaya bagi manusia biasa seperti berjalan di atas pecahan kaca, dicambuk, mengangkat alat berat, bahkan menyayat diri sendiri. Riwayat mengatakan, hal ini di lakukan sebagai simbol kekuatan pasukan terdahulu dalam melawan kolonial belanda pada masa penjajahan.

5. Tari Rentak Bulian

fromandroid cd1c0df46eb574758a31e04e9216c586 - Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Sejatinya, Tari Rentak Bulian yang berasal dari Riau ini adalah ritual pengobatan berobat kampung yang di lakukan dengan cara memanggil roh ke dalam tubuh para penari. Uniknya, jumlah penarinya juga di sesuaikan dengan keadaan kampung tersebut, jika yang sakit banyak maka jumlah penari akan lebih dari tujuh orang.

Tarian Rentak Bulian ini sangat kental dengan suasana dan unsur magis. Mereka yang menjadi penari tidak boleh sembarang orang, melainkan gadis yang masih perawan (belum menikah) dan suci dari haid.

Tidak hanya gadis, seorang pria kekar yang lincah juga ikut berperan besar dalam tarian ini karena aksi heroiknya memecahkan mayang pinang sebagai media pengobatan dengan merentak mengelilingi penari perempuan lainnya.

6. Tari Seblang

fromandroid 5063afc1cfe24e6ff5a8dcaba0bda008 - Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Tari Seblang adalah tarian yang berasal dari Desa Olehsari dan Bakungan Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Pada Tari ini di anggap mistis karena sang penarinya yang bisa menari selama berjam-jam penuh tanpa lelah.

Penari yang terpilih menari Tari Seblang ini di pilih langsung oleh ketua adat dengan catatan seorang gadis muda yang belum pernah menikah dan masih perawan. Selain itu, biasanya gadis yang terpilih juga mempunyai garis keturunan dari penari sebelumnya.

Karena merupakan tarian yang sakral dan magis, penari Tari Seblang di haruskan melakukan beberapa ritual agar mampu menari selama enam jam selama sehari dalam satu minggu berturut-turut. Tidak hanya itu, pemanggilan roh ke dalam tubuh sang penari juga di lakukan sang tetua adat dengan mengasapi sang penari Seblang dengan asap dupa sambil mengucapkan mantera.

Proses masuknya roh ini di awali dengan Gending Lukinto. Gending ini di percaya oleh masyarakat sebagai pemanggil arwah untuk datang ke ritual Seblang. Jika nampan bambu yang di pegang penari jatuh dan badan penarinya terjungkal ke belakang, itu tandanya penari sudah kerasukan roh.

7. Tari Sanghyang Jaran

fromandroid 04787f13038093398da8548ac0b3a9eb - Beberapa Tarian Daerah Indonesia Bersifat Sakral dan Magis Lho

Tari Sanghyang Jaran berasal dari Bali, yang memiliki makna sebagai pengusir wabah penyakit. Karena merupakan tarian yang magis dan sakral, Tari Sanghyang Jaran hanya di tampilkan pada saat-saat tertentu saja seperti upacara-upacara adat.

Tarian ini biasanya di lakukan oleh para penari yang masih gadis dan belum beranjak dewasa. Sebelum pertunjukannya, penari di wajibkan memenuhi beberapa syarat seperti tidak boleh berkata kasar dan jorok, bohong, mencuri dan beberapa pantangan lainnya agar mereka tetap suci hingga hari pementasan.

Para penari nantinya akan di tutupi tudung putih sementara alat musik dan mantera di suarakan untuk memanggil roh yang akan memasuki tubuh mereka. Kemudian saat tudung putih itu di buka, para penari pun sudah mengalami trance atau kesurupan. Di khususkan sebagai pengusir malapetaka suatu wilayah, tarian ini di lakukan dengan di arak keliling desa untuk mengusir wabah penyakit. Jika tarian sudah selesai di lakukan, maka kesadaran para penari di kembalikan.

Nah, itu dia tujuh tari tradisional di Indonesia yang memiliki unsur magis di dalamnya. Berbanggalah kita sebagai bangsa Indonesia yang mempunyai banyak budaya dari berbagai daerah. Hal ini menjadi bukti kalau bangsa kita itu bangsa yang besar dengan segala keanekaragaman di dalamnya.