5 Hal Ini yang Akan Terjadi pada Hidupmu, Jika Kamu Quit Social Media

5 Hal Ini yang Akan Terjadi pada Hidupmu, Jika Kamu Quit Social Media

5 Hal Ini yang Akan Terjadi pada Hidupmu, Jika Kamu Quit Social Media

Tidak di mungkiri, banyak manfaat positif, yang bisa kamu dapatkan dari berbagai macam platform social media.

Namun, kita juga tidak bisa lagi menutup mata. Bahwa, banyak hal negatif yang berdampak pada para pengguna social media aktif. Seperti, mental health issue dan human behaviour. Memang sulit sekali merasakan dampaknya, sebelum kita keluar dari sistem tersebut.

Nah, buat kamu yang mungkin, ingin sekali quit dari media sosial, tapi masih ragu. Di lansir dari dvouval.com nih, lima hal penting yang harus kamu tau dan manfaat yang bisa kamu rasakan setelahnya. Simak, di bawah ini, ya!

1. Disconnect to reconnect

Sadar gak, guys! Rasa selalu terhubung, bisa menyebabkan kecemasan, loh!

Di kutip dari laman Deposit Club388, berjarak dengan media sosial, bukan berarti hubunganmu dengan orang sekitar terputus. Sebaliknya, kamu malah akan terhubung secara nyata. Keadaan itu, memaksa kamu untuk fokus pada interaksi secara langsung. Membangun relationship in real life, membuat hubungan jauh lebih kuat.

Di kutip dari jurnal The Harvard Gazette. Robert Waldinger, seorang psikiatri Harvard Medical School, menyebutkan “Taking care of your body is important, but tending to your relationships is a form of self-care too”

Nah, coba cek kualitas hubunganmu dengan orang sekitar. Apakah sudah cukup berkualitas? Atau hanya sekadar follow, grup chat atau seen IG stories, aja nih, guys?

2. Genuine person

Betapa indahnya, hidup orang-orang di social media, ya! Memiliki banyak teman, keluarga yang harmonis, body goals, liburan, sampai barang branded. Namun sayangnya, nih. Di dunia nyata, tak seindah seperti yang terlihat di media sosial, loh!

Banyak penggunanya, yang memaksa dan menuntut diri, untuk bergaya hidup tinggi dan konsumtif!

Nah, tanpa media sosial, kamu gak perlu lagi membuktikan apa pun, ke siapa pun. Dan kamu tidak harus post, apa yang kamu miliki, dan hal yang sedang kamu lakukan.

Ciri seorang genuine adalah, mereka tidak perlu validasi orang lain, untuk membuat hidup mereka bahagia. Wah, kamu salah satunya gak, nih?

3. Overcome insecurities

Di lansir dari European Scientific Journal. Berjudul, Impact of Social Media on Self-Esteem. “Satu jam di habiskan di media sosial setiap hari, menghasilkan penurunan 5,574
skor harga diri seseorang”.

Apalagi di saat ini, makin beragamnya platform media sosial. Insecurity menjadi bahan perbincangan yang hangat, di beberapa tahun terakhir. Jika kamu sangat aktif di media sosial, sulit sekali rasanya, untuk tidak merasa insecure.

Quit dari medsos akan menjadikanmu lebih secure. Karena, kamu tidak harus membandingkan hidupmu dengan orang lain. Hal itu juga akan membuatmu, lebih percaya diri, dan berani membuat keputusan penting, dalam hidupmu. Kamu akan jauh lebih fokus dengan diri sendiri, lingkungan, pekerjaan, dan orang-orang yang kamu cintai.

Bukankah, itu yang paling penting di hidup ini ya, guys!

4. Increased productivity

Membatasi media sosial, kamu pasti membayangkan hidup yang membosankan. Padahal, rasa bosan karena mengurangi penggunaan gadget, akan meningkatkan produktivitas dan kreatifitas kita, loh!

Kamu akan mengisi waktumu, untuk melakukan hal yang selama ini tidak pernah kamu lakukan atau tertunda lama. Membaca buku misalnya, journaling, melukis, berenang, belajar musik atau bahasa. Bertemu dengan komunitas baru dan sesimpel menyapa tetangga atau memberi kabar kepada kerabat jauh.

Quit media sosial, memang akan membuatmu merasa bosan. Namun, di situlah seninya. Kamu akan mengisi waktumu, dengan hal-hal baik, yang akan membuat hidupmu jauh lebih berwarna!

5. Peaceful life

Last but not least, berjarak dengan media sosial, akan membantu kamu mengurangi banyak informasi, yang masuk ke dalam otakmu. Mengatasi sindrom FOMO, menurunkan gaya hidup konsumtif dan mengurangi self comparison.

Semua noice tersebut, akan berkurang. Dan kamu, bisa mendengar suara semesta dan suara hatimu. Kamu akan lebih bisa “pelan” dalam menjalani rutinitas. Tanpa selalu harus, merasa sibuk. Menjadi pribadi yang tenang dan berkarakter, that’s you!